Cara Memelihara Anak Kucing Baru Lahir Dengan Benar

Adalah sebuah sifat yang mulia jika kamu menemukan anak kucing jalanan atau anak kucing kampung dalam kondisi terkapar dan di tinggal sang indukan, lalu kamu berinisiatif untukmerawat anak kucingtersebut. Itu adalah sifat yang terpuji, jika kamu mau merawat anak kucing tersebut.

Terkadang memang sering kita temui, anak kucing yang terlantar di tinggal indukan nya. Beberapa sebab yang menjadikan sang indukan menelantarkan anak nya antara lain,

Satu, tempat indukan melahirkan anak nya di rusak manusia. Terkadang memang kucing jalanan melahirkan anak nya di sembarang tempat, salah satu tempat tersebut mungkin milik manusia, seperti di dekat rumah dan semacam nya. Melihat ada kucing yang melahirkan di tempat nya, kadang manusia bukan nya membiarkan, tapi malah mengusir. Nah, keadaan tersebut mungkin menjadi alasan indukan tidak mau merawat anak nya.

Dua, memang indukan nya yang tidak baik. Indukan kucing terkadang memang tidak mau merawat dan menolak menyusui anak nya, sehingga anak kucing tersebut di biarkan terlantar begitu saja.

Jika kamu seseorang yang memiliki sifat mulia yang mau merawat anak kucing, ada baik nya kamu melakukan beberapa hal di bawah ini, agar kamu bisa dengan benar merawat dan memelihara anak kucing tersebut. Karena sebenarnya, manusia bukanlah pengganti ideal untuk sang anak kucing, karena manusia tidak bisa sepenuh waktu merawat anak kucing.

Cara Memelihara Anak Kucing Baru Lahir Dengan Benar

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untukmerawat anak kucingantara lain.

1. Belajar menangani anak kucing dengan baik

Belajar menangani anak kucing dengan baik

Sebelum atau sesudah kamu memegang anak kucing, kamu harus mencuci tangan mu. Kadang memang hewan itu membawa bakteri yang mungkin bisa membahayakan dirimu. Jadi, cucilah tangan mu sebelum dan sesudah memegang anak kucing. Ketika kamu mengangkat anak kucing, angkatlah anak kucing tersebut dengan sangat hati-hati. Jangan sembarang mengangkat nya. Kamu harus memastikan sang anak kucing dalam kondisi yang hangat, karena anak kucing akan menangis jika mereka merasa kedinginan. Anak kucing yang masih di bawah dua minggu usia nya, tidak dapat mengatur sendiri suhu tubuh nya. Secara alami mereka akan berlindung dalam dekapan induk nya, jika indukan nya tidak ada, kamu bisa menggantikan dengan menaruh kucing tersebut di atas handuk kering, supaya anak kucing selalu dalam kondisi yang hangat dan tidak kedinginan.

2. Jauhkan anak kucing dari hewan lain

Jauhkan anak kucing dari hewan lain

Jika kamu mempunyai hewan peliharaan lain, jauhkan dari anak kucing tersebut. Selama kurang lebih dua minggu jauhkan anak kucing itu dari hewan peliharaan mu yang lain. Pisahkan juga wadah makanan dari hewan yang lain, karena kucing yang baru lahir rentan terhadap penyakit.

Baca Juga : Cara Memelihara Kucing Persia Untuk Pemula

3.  Beri Susu kucing secara teratur

Beri Susu kucing secara teratur

Sebagai pengganti susu dari indukan, kamu bisa membeli susu khusus untuk anak kucing seperti cimcat yang bisa kamu beli dari klinik dokter hewan dan semacam nya. Susu tersebut setara dengan susu yang biasa di berikan indukan kucing pada anak nya. Jika memang kamu tidak memiliki susu pengganti untuk anak kucing, kamu bisa menggantikan nya dengan air yang telah matang. Gunakan alat untuk meneteskan air tersebut kepada anak kucing. Karena air tersebut dapat menghindarkan kucing dari dehidrasi dan anak kucing tidak akan mengalami sakit perut.

Anak kucing memang masih rentan kondisi nya. Maka dari itu kamu harusmerawat anak kucingtersebut dengan sangat hati-hati. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.